Nagashi-Somen,Tradisi Makan Mi yang Meluncur di Bilah Bambu

Mi menjadi makanan favorit di seluruh dunia mulai dari Jepang,Tiongkok,Jepang,Korea Selatan,dan tentu saja Indonesia.Mi sendiri hadir dengan banyak varian yang berbeda mulai dari bentuk,warna,rasa,tekstur bahkan sampai dengan cara menyantapnya.

Begitu banyak kreasi baru menu mi,baik dalam penyajiannya maupun olahannya,yang kini masih viral adalah indomie donat dan onigiri,dan di Jepang ada sebuah restoran yang unik untuk menyantap mi.
Sebuah restoran di Kyoto,jepang,memberikan pengalaman yang berbeda dan unik dalam menyantap mi.Dengan nuansa asri yang di padukan dengan air terjun mini,kamu bisa menyantap mi yang meluncur di atas bialh bambu ini.

Hasil gambar untuk Nagashi-Somen

Makan mi di atas bilah bambu ini merupakan tradisi musim panas di jepang yang di sebut dengan Nagashi-Somen.Tradisi ini berlangsung sekitar akhir April dan awal mei setiap tahunnya.
Di sebut tradisi karena pada masa lampau,keluarga di jepang akan membelah batang bambu kemudian mencuci dan membersihkannya lalu di pasang berjajar dan memanjang seperti seluncuran guna untuk dapat menikmati Nagashi-Somen.

Hasil gambar untuk Nagashi-Somen

Dengan mi putih yang super tipis yang terbuat dari gandum,kemudian akan di taruh di bilah bambu yang mempunyai air yang dingin dengan posisi bilah bambu yang tinggi menuju ke bilah bambu yang rendah.Saat mi ini tepat diĀ  depanmu,kamu harus segera mengambilnya dengan sumpit.

Nagashi-Somen di makan dengan keadaan dingin,setelah dengan sigap mengambil mi yang lewat di depanmu,kamu dapat mencampurnya dengan saus yang ada di mangkuk agar lebih nikmat ketika menyantapnya.

Sebenarnya tradisi ini bukanlah hanya tradisi semata melainkan juga memberikan kesan yang seru dan hangat saat berkumpul dengan keluarga.