Mario Mandzukic Segera Gabung Manchester United

Dataresultsgp.com – Sudah bukan rahasia lagi jika kabarnya saat ini Juventus sudah siap untuk kehilangan bomber tersisih mereka yaitu Mario Mandzukic yang semakin hari semakin nyata untuk pindah ke Manchester United. Menurut laporan yang diterbitkan oleh Tuttosport jika saat ini perwakilan dari Lavia Signora sudah berada di kota Manchester untuk berdiskusi dengan pihak United.

Saat ini situasi dari masa depan Mario Mandzukic tengah simpang siur, masa depannya benar-benar tidak jelas di Turin. Sehingga muncul rumor jika penyerang berpaspor Kroasia itu akan segera berpindah klub pada jendela transfer Januari 2020 mendatang. Apalagi Maurizio Sarri sebagai alenatorre Juventus sudah tidak pernah memainkan yang bersangkutan dan bahkan juga tidak menempatkannya dibangku cadangan.

Dari hal tersebut sudah dapat disimpulkan jika mantan pelatih Napoli itu memang sudah tidak membutuhkan kehadiran dari Mario Mandzukic diskuat Juventus. Mario Mandzukic sendiri memutuskan bergabung dengan Juventus pada musim 2015 yang lalu. Dirinya pun mampu menjelma sebagai penyerang utama di Juve. Perannya sebagai penyerang tengah tidak diragukan lagi. Memang tidak mencetak banyak gol tapi pengaruh Mandzukic mampu membuat pemain seperti Paulo Dybala bersinar dan menjelma menjadi pemain yang lebih baik.

Kini masa depan Mandzukic kemungkinan sudah tidak akan lama di Italia. Karena beberapa waktu yang lalu Juventus selaku pemilik sang pemain baru-baru ini terbang ke Inggris dan berada di kota Manchester. Sudah dipastikan jika mereka tengah bernegosiasi dengan Man United yang memang sudah jauh hari menyatakan minatnya kepada pemain berusia 33 tahun itu.

Raih Satu Poin, Simeone Menilai Timnya Layak Untuk Menang

Juru taktik Atletico Madrid, Diego Simeone merasa bahwa timnya sangat pantas untuk bisa meraih poin penuh kala menjamu Juventus di pertandingan pertama Liga Champions di babak fase grup dini hari tadi. Pelatih asal Argentina itu menilai timnya layak mendapatkan hasil lebih baik ketimbang hanya meraih hasil sama kuat 2-2.

Sepanjang jalannya pertandingan, Los Colchoneros sejatinya memang terlihat tampil lebih dominan dibandingkan wakil Italia tersebut. Hal itu dapat dilihat dari catatan delapan tembakan tepat sasaran yang dilepaskan oleh para pemain Atletico berbanding dengan enam yang dimiliki oleh Juventus sepanjang jalannya 90 menit pertandingan.

Meski terlihat mampu mendominasi, namun Atletico justru dikejutkan oleh permainan efektif dari Juventus di awal babak kedua. Juara Liga Italia itu sukses mengoyak jala gawang Atletico sebanyak dua kali hanya dalam tempo waktu 20 menit di babak kedua. Dua gol Bianconeri itu hadir melalui aksi Juan Cuadrado di menit ke-48 serta gelandang asal Prancis, Blaise Matuidi di menit ke-65. Sebelumnya kedua tim harus mengakhiri jalannya pertandingan babak pertama dengan skor imbang tanpa gol.

Usai tertinggal dua gol, para pemain Atletico terlihat mulai bangkit dengan terus memberikan ancaman ke gawang Juventus kawalan Wojiech Szczesny. Penjaga gawang Polandia itu dibuat bekerja keras untuk menahan gempuran dari Vitolo, Angel Correa, hingga Jose Maria Gimenez.

Tuan rumah baru mampu memecah kebuntuan di menit ke-70 lewat aksi pemain belakang mereka yakni Stevan Savic. Seakan tak ingin menanggung malu di hadapan publik sendiri, para pemain Atletico terlihat semakin bersemangat untuk memburu gol penyama kedudukan. Kerja keras para pemain Atletico akhirnya membuahkan hasil di pengujung pertandingan setelah Hector Herrera mencetak gol kedua timnya. Skor imbang 2-2 ini akhirnya bertahan hingga pertandingan usai.

“Kami menciptakan banyak peluang berbahaya. Gimenez, Vitolo dan Correa mendapatkan peluang emas mencetak gol. Melihat hal itu, kami sebenarnya layak untuk bisa meraih kemenangan,” ungkap Simeone.

“Saya tidak bisa mengatakan satu poin ini merupakan hasil yang baik ataupun buruk. Juventus jelas merupakan tim yang sangat kuat dengan dihuni oleh banyak pemain berpengalaman. Mereka memiliki skuat dengan usia rata-rata 29 tahun berbanding 24 tahun milik kami,” tutup mantan pemain Inter Milan tersebut.