Efek Positif Makanan Pedas

Bersyukurlah bagi anda yang menyukai makanan pedas karena kegemaran anda dengan makanan pedas yang ternyata memiliki efek positif bagi kesehatan tubuh kita.

Selama berjuta tahun silam,cabai sudah digunakan untuk berbagai macam manfaat seperti untuk mengatasi peradangan,melancarkan sirkulasi darah dan lain sebagainya.

Tentu saja harus mengkonsumsi cabai dengan tepat dan benar jika ingin mendapatkan hasilnya bagi kesehatan tubuh kita dan akan berdampak buruk jika kita mengkonsumsi secara berlebihan.

Berikut beberapa efek positif yang diberikan cabai bagi kesehatan tubuh kita.

~ Menyehatkan Jantung
Cabai dapat mencegah pembekuan yang terjadi pada darah kita yang biasanya ketika terjadi penyumbatan dalam darah,maka aliran darah keseluruh tubuh akan tidak stabil dan dapat memicu berbgai macam penyakit seperti stroke.

~ Melancarkan Sirkulasi Darah
Makanan pedas dapat melancarkan sirkulasi darah serta menurunkan tekanan darah kita.Vitamin A dan C yang terkandung didalamnya juga dapat membantu dalam memperkuat dinding pembuluh darah kita.

~ Meningkatkan Pencernaan
Senyawa capcaisin yang terkandung dalam makanan pedas dapat membantu membunuh bakteri yang biasanya dapat menyebabkan sakit maag.Tetapi,jangan terlalu berlebihan ketika mengkonsumsinya.

~ Menjaga Mood
Senyawa pada cabai dapat meningkatkan level Endorfin dan serotonin yang dapat menghilangkan nyeri serta memberikan rasa nyaman.Senyawa ini juga dapat membantu kita dalam melawan stres dan depresi.

~ Tidur Nyenyak
Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa,bagi mereka yang rutin dalam mengkonsumsi makanan pedas cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik serta dapat bangun dalam kondisi yang lebih segar.

Makanan pedas jika dikonsumsi dengan baik dan benar dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan tubuh kita,tetapi jika tidak dikonsumsi dengan batasan yang wajar,malah akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita.

5 Cabai Terpedas di Dunia

Orang Indonesia memang indentik dengan makanan pedas dan memang merupakan salah salah satu keahlian orang indonesia yang sudah sejak dahulu.

Khususnya bagi para wanita,menambahkan cabai atau saus lebih kedalam makanan merupakan hal wajar yang dilakukan dengan alasan agar makanannya tidak hambar.

Untuk kamu yang mempunyai selera terhadap rasa pedas yang tinggi,berikut beberapa cabai terpedas di dunia yang mesti kamu coba.

1. Ghost Pepper
Hasil gambar untuk ghost pepper
Jenis cabai ini memiliki tingkat kepedasan berpuluh kali lipat dari cabai rawit dan memiliki tingkat kepedasan hingga mencapai 1 juta SHU.Jenis cabai ini dapat kamu temukan di bagian timur laut india dan merupakan hasil persilangan dari cabai Bonnet Pepper dan Cabai Kathur.

2. Naga Viper
Hasil gambar untuk naga viper
Jenis cabai yang satu ini sebenarnya diciptakan oleh seorang petani yang berasal dari Inggris dengan nama Gerald Fowler.Dengan tingkat kepedasan mencapai 1,4 juta SHU dan merupakan persilangan dari 3 cabai yaitu Ghost Pepper,Naga Morich,dan Trinidad Scorpio.

3. 7 Pot Douglah
Hasil gambar untuk 7 pot douglah
Cabai ini memiliki nama lain yaitu chocolate 7 Pod dengan warna coklat tua hingga ungu tua.Cabai ini membuthkan waktu 90 hari untuk benar-benar matang dan akan mengeluarkan cairan berupa minyak capsaicin ketika kita membelahnya.

4. Trinidad Moruga Scorpion
Hasil gambar untuk trinidad moruga scorpion
Cabai yang satu ini memiliki rasa sedikit manis ketika kita mencoba,tetapi dibalik rasa manis selayaknya buah,cabai ini mempunyai tingkat kepedasan hingga mencapai 2 juta SHU dan perlu diingat,cabai ini akan terus meningkatkan rasa pedasnya jika terus menerus dikonsumsi.

5. Dragon Breath
Hasil gambar untuk dragon breath chili
Dengan ukuran yang kecil,banyak dari kita yang tidak menyangka bahwa cabai ini merupakan salah satu cabai yang terpedas di dunia.Dengan tingkat kepedasan hingga mencapai 2,5 juta SHU,cabai ini mampu membuat kulit hingga mati rasa sehingga banyak yang menggunakan cabai ini sebagai obat anestesi,Hal penting yang perlu diketahui dari cabai ini adalah dapat menyebabkan kematina ketika tersedak saat memakannya.