Chris Smalling Perpanjang Kontrak Peminjaman di AS Roma

Chris Smalling Perpanjang Kontrak Peminjaman di AS Roma

Chris Smalling tampaknya mempunyai harapan yang besar untuk tetep bertahan di AS Roma untuk satu musim lagi. Hal ini menyusul penundaan pertandingan sejak pandemi virus corona dan pertandingan baru akan di mulai kembali pada pertengahan bulan Juni ini. Sementara itu masa peminjaman dari Chris Smalling di AS Roma akan berakhir pada 30 Juni nanti. Pihak Manchester United sempat mengajukan untuk menjual Chris Smalling ke AS Roma dengan nilai 20 juta euro namun nilai tersebut ternyata masih di anggap cukup tinggi bagi Giallorossi.

AS Roma dikabarkan mempunyai kemungkinan untuk mendapatkan masa perpanjangan peminjaman Chris Smalling untuk 1 musim ke depan dari Manchetser United. AS Roma hanya perlu membayar 4 juta Euro kepada Setan Merah untuk menuntaskan rencana peminjaman tersebut. Di sisi lain di ketahui bahwa masih terdapat klub lain yang mungkin saja menginginkan jasa Chris Smalling di musim depan. Arsenal dan juga Newcastle United pernah disebutkan berminat untuk mendapatkan Chris Smalling namun negosiasi tidak pernah terjalin diantara kedua belah pihak.

Manchester United mungkin aja akan memberikan perpanjangan kontrak pinjaman kepada AS Roma untuk melakukan penghematan dana didalam klub. Dengan peminjaman tersebut maka Manchester United tidak perlu terbebani dengan gaji Chris Smalling dan juga mendapatkan sejumlah uang dari kontrak peminjaman tersebut. Pilihan ini mungkin akan menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan oleh Setan Merah mengingat kondisi keuangan klub juga tidak begitu bagus setelah pandemi virus corona.

Chris Smalling sendiri merasa cukup nyaman bermain di AS Roma bahkan tidak jarang dirinya bisa tampil menjadi salah satu andalan dari klub. Kinerja yang diberikannya selama membela AS Roma cukup baik dan pihak klub juga tampak puas dengan kehadiran Chris Smalling didalam klub. Jadi bisa disebutkan bahwa Chris Smalling akan sangat senang jika Manchester United mengizinkannya untuk bertahan di AS Roma untuk musim depan nanti. Negosiasi keduanya mungkin akan segera terjalin dalam waktu dekan ini mengingat kontrak peminjaman Chris Smalling hampir habis di AS Roma.

Harry Kane Belum Tentu Sukses Pindah Ke Manchester United

Harry Kane Belum Tentu Sukses Pindah Ke Manchester United

Harry Kane adalah sosok pemain terbaik yang pernah ada di Premier League dan saat ini masih bermain untuk Tottenham Hotspur. Harry Kane telah lama menjadi pemain andalan di The Lilywhites namun belum ada gelar juara yang mampu di perolehnya selama berada didalam klub. Hal tersebut membuat Harry Kane dikaitkan dengan klub lain seperti Manchester United di musim depan nanti. Harry Kane di isukan akan merapat ke Old Trafford agar bisa mendapatkan gelar juara di musim depan nanti.

Jamie O’Hara yang pernah membela Tottenham Hotspur lantas berpendapat bahwa kepergian Harry Kane ke Manchester United tidak akan membuat dirinya menjadi sukses meraih gelar juara untuk musim depan nanti. Setan Merah di nilai belum pasti akan memenangkan gelar juara bahkan untuk musim depan nanti meskipun trend positif kini telah ada di dalam klub tersebut. Jamie O’Hara menyarankan agar Harry Kane tetap bertahan di dalam klub The Lilywhites dan menjadi seorang legenda untuk Tottenham Hotspur.

Jamie O’Hara mengakui bahwa banyak sekali pemain berbakat seperti Harry Kane yang tidak pernah mendapatkan gelar juara semasa karirnya sebagai seorang pemain sepakbola namun para pemain tersebut dikenal sebagai sosok yang luar biasa di dalam klub. Mereka bahkan dianggap telah memberikan warisan untuk para pemain muda yang ada di dalam klub tersebut. Warisan tersebut jauh melebihi sebuah trofi juara di dalam klub karena warisa tersebut bertahan sampai seumur hidup.

Sementara itu Manchester United tentu saja mempunyai masalah yang cukup besar jika ingin mendatangkan Harry Kane di musim ini. Mahalnya harga transfer yang dimiliki olah Harry Kane dapat mencapai 200 juta pounds dan Setan Merah mungkin saja tidak mempunyai dana yang cukup untuk membayar Tottenham Hotspur. Jamie O’Hara dapat menyimpulkan bahwa kepindahan dari Harry Kane ke Manchester United bisa saja sangat mustahil untuk terwujud di musim depan.

Harry Kane mungkin bisa pindah ke Old Trafford dimusim-musim berikutnya jika keuangan dari Setan Merah telah pulih dan mampu untuk mencapai harga yang sudah di patok oleh Tottenham Hotspur. Harry Kane sendiri hingga saat ini belum menanggapi secara pasti isu kepindahannya tersebut ke Manchester United sehingga dirinya masih akan bermain untuk Tottenham Hotspur sampai akhir musim nanti.

Zlatan Ibrahimovic Pulang ke Swedia Karena Cedera

Zlatan Ibrahimovic Pulang ke Swedia Karena Cedera

AC Milan dikabarkan telah memulangkan Zlatan Ibrahimovic ke Swedia setelah mengalami cedera ketika melakukan sesi latihan di Italia. Kepulangan Zlatan Ibrahimovic tersebut tidak mendapatkan alasan yang khusus dari AC Milan. Banyak pihak mempertanyakan kepulangan penyerang handal tersebut ke Swedia sebab pertandingan di Liga Serie A akan segera dimulai. Sementara itu Zlatan Ibrahimovic masih mempunyai kontrak dengan AC Milan hingga akhir musim nanti.

Zlatan Ibrahimovic dikabarkan mengalami cedera yang cukup berat ketika berada dilapangan namun saat diperiksa lebih detail oleh tim dokter maka cedera dari Zlatan Ibrahimovic dinyatakan akan pulih hanya dalam beberapa pekan saja. Zlatan Ibrahimovic bahkan mendapatkan izin dari AC Milan untuk beristirahat di Swedia bersama dengan keluarganya. Setelah pulih maka Zlatan Ibrahimovic dihimbau untuk segera kembali ke AC Milan untuk menjalani pemeriksaan dengan tim dokter dari AC Milan sebelum kembali berlatih atau berlaga di lapangan.

AC Milan sendiri belum memutuskan untuk menlanjutkan kontrak Zlatan Ibrahimovic di musim depan nanti sehingga hal ini menyebabkan banyak sekali fans yang beranggapan bahwa AC Milan akan memutuskan hubungan dengan Zlatan Ibrahimovic. Sosok Zlatan Ibrahimovic di percaya oleh para fans akan mampu memberikan banyak kontribusi di AC Milan karena pengalaman dan keahilannya di lini depan penyerangan. Sosok senior seperti Zlatan Ibrahimovic dapat memotivasi banyak sekali pemain muda yang saat ini menghuni tim AC Milan.

Belajar dari seorang yang telah ahli akan sangat membantu peningkatan seorang pemain sepak bola dan hal tersebut coba diterapkan oleh AC Milan namun ketika berakhirnya musim ini para fans merasa bahwa AC Milan telah berubah tujuan dan akan meninggalkan Zlatan Ibrahimovic. Singkat cerita para fans mencurigai adanya tujuan dibalik kepulangan Zlatan Ibrahimovic ke Swedia selain dari penyembuhan cedera yang dialaminya saat latihan.

Pihak AC Milan dianggap menyembunyikan hal penting dibalik masa depan Zlatan Ibrahimovic di dalam klub. AC Milan bahkan dikabarkan sudah mencari penyerang untuk berjaga-jaga sebagai pengganti dari Zlatan Ibrahimovic jika kontrak di musim depan tidak terjalin dengan baik. Zlatan Ibrahimovic di prediksi akan bergabung dengan klub lain di Serie A jika meninggalkan AC Milan ataupun kembali ke Swedia untuk beristirahat sembari menungggu kontrak dari klub lainnya.

Douglas Costa Ingin Pensiun Karena Frustasi Cedera

Douglas Costa Ingin Pensiun Karena Frustasi  Cedera

Cedera merupakan sesuatu yang sering terjadi pada setiap pemain sepak bola namun hal tersebut ternyata bisa menimbulkan rasa frustasi terhadap seorang pemain. Douglas Costa adalah salah satu gelandang milik Juventus yang masih berusia 29 tahun namun dirinya kerap mendapatkan cedera ketika bermain di lapangan. Hal tersebut membuatnya sangat frustasi hingga memikirkan untuk pensiun di usianya yang tergolong masih mampu untuk berkarir di dunia sepak bola hingga beberapa tahun kedepan.

Rasa frustasi yang dialami oleh Douglas Costa terbilang cukup parah karena keinginannya cukup besar untuk bisa tetap bermain di lapangan. Sementara itu Douglas Costa hanya mampu tampil sebanyak 90 kali dalam tiga musim terakhir karena lebih sering mengalami cedera dan harus berada cukup lama di meja operasi. Douglas Costa juga menceritakan bahwa dirinya pernah melakukan pembicaraan kepada salah satu rekannya yang berasal dari satu negara yang sama yakni Alex Sandro.

Douglas Costa melontarkan bahwa dirinya jauh lebih banyak berada di rumah sakit karena cedera di bandingkan bermain dilapangan untuk klub yang dibelanya. Belakangan ini Douglas Costa dikabarkan telah memutuskan untuk pergi dan mendapatkan seorang pelatih mental untuk menyembuhkan rasa frustasi yang dimilikinya tersebut. Pelatih mental tentunya berbeda dengan psikolog sebab seorang pelatih mental akan menunjukkan kepada kita hal yang berada di masa lalu dan itu berpengaruh terhadap kehidupan yang sedang kita jalani saat ini.

Hal cedera adalah sesuatu yang paling menyakiti seorang pemain berbakat seperti halnya Douglas Costa. Selain seorang pelatih mental maka Douglas Costa menyadari bahwa sepak bola merupakan tujuan dari hidupnya sehingga dengan tetap bermain sepak bola maka semangat hidupnya tidak akan pudar. Ketika Douglas Costa menonton sebuah pertandingan sepak bola lewat televisi maka gairah hidupnya bahkan semangat untuk segera sembuh dari cederanya semakin besar.

Douglas Costa merindukan untuk bisa terus bermain di lapangan bersama dengan tim yang dibelanya tanpa harus khwatir dengan cedera yang akan mengikutinya. Douglas Costa berambisi untuk bisa bermain sepak bola dilevel yang lebih tinggi lagi.

Radja Nainggolan Pernah Tolak Berikan Tanda Tangan Fans Juventus

Radja Nainggolan Pernah Tolak Berikan Tanda Tangan Fans Juventus

Seorang pemain hebat selalu mempunyai fans dan penggemar sehingga tidak jarang sekali jika setelah melakukan pertandingan banyak sekali antrian dari para penggemar untuk mendapatkan tanda tangan dari idolanya. Berfoto bersama juga menjadi momen yang selalu di nantikan oleh banyak penggemar sepak bola. Tidak hanya pemain saja namun seorang pelatih juga mempunyai fans yang cukup banyak. Hal yang pernah dan sering terjadi adalah fans yang memakai kostum tidak pantas saat meminta tanda tangan sang idola.

Seperti yang pernah terjadi pada pelatih Jose Mourinho pada saat melatih Manchester United. Ketika itu terdapat fans yang berkostum tim Chelsea dan meminta tanda tangan kepada Jose Mourinho. Hal tersebut tentu saja mendapat penolakan dari sang pelatih yang baru saja berhenti dari klub Chelsea. Momen seperti itu ternyata juga pernah terjadi kepada Radja Nainggolan yang pada saat itu masih membela klub AS Roma. Ketika itu klub AS Roma sedang mengadakan perjalanan ataupun tur pramusim di Amerika Serikat.

Radja Nainggolan yang tengah bersiap masuk ke dalam bus setelah selesai melakukan sesi latihan mendapatkan antrian dari para fansnya yang meminta tanda tangan dan juga foto bersama. Radja Nainggolan terlihat cukup ramah dan melayani para fansnya dengan baik. Namun ketika salah satu antrian tersebut terdapat seorang remaja yang berkostumkan tim Juventus ikut meminta tanda tangan kepada Radja Nainggolan.

Radja Nainggolan secara mentah-mentah menolak permintaan tersebut namun remaja tersebut melakukan protes karena rekan satu tim Radja Nainggolan tidak keberatan dengan kostum yang dikenakannya tersebut. Radja Nainggolan mengatakan bahwa dirinya berbeda dengan mereka dan dirinya enggan untuk memberikan tanda tangannya kepada pendukung dari klub lain.

Sementara itu AS Roma sendiri baru saja melawan Juventus beberapa hari sebelumnya di ajang Liga Champions. Kecintaan Radja Nainggolan kepada AS Roma cukup besar namun dirinya kini harus meninggalkan AS Roma dan kembali ke Cagliari. Cagliari adalah tim pertama di Serie A yang pernah di bela oleh Radja Nainggolan. Hal tersebut dilakukannya setelah 1 tahun bermain di Inter Milan karena AS Roma menjualnya pada tahun 2018 yang lalu.

Arturo Vidal Masih Ingin Bertahan Di Barcelona

Arturo Vidal Masih Ingin Bertahan Di Barcelona

Arturo Vidal merupakan salah satu pemain penting didalam klub Barcelona sejak didatangkan pada tahun 2018 yang lalu. Keahliannya dalam melakukan tembakan akurat menjadi hal yang sangat dibutuhkan di lini penyerangan Barcelona pada saat itu. Kini kabar kedekatan dari Arturo Vidal kepada klub kian merenggang dan dikabarkan pula bahwa Arturo Vidal berniat untuk segera meninggalkan Barcelona di akhir musim nanti. Hal tersebut semakin kuat ketika Barcelona ingin meminang salah satu pemain milik Inter Milan.

Arturo Vidal bahkan dimasukkan dalam salah satu syarat untuk melakukan transfer dari Lautaro Martinez yang saat ini tengah membela klub Inter Milan. Lautaro Martinez adalah pemain berpotensi milik Inter Milan yang tengah naik daun pada musim ini sehingga Barcelona tertarik untuk membelinya sebagai penerus dari Luis Suarez yang akan segera meninggalkan klub. Sementara itu Arturo Vidal membantah kabar keinginannya untuk hengkang dari klub Barcelona.

Arturo Vidal menyatakan bahwa dirinya masih ingin berkarir dan bertahan di Barcelona bahkan dirinya sangat kecewa jika Barcelona harus memasukkannya dalam negosiasi pertukaran pemain dengan Inter Milan. Arturo Vidal merasa senang dan bahagia saat bermain dan bergabung dengan Barcelona bahkan dirinya ingin bertahan lebih lama di dalam klub melebihi keinginan dari klub. Saat ini Arturo Vidal mengaku bahwa dirinya hanya ingin fokus dengan kompetisi yang masih tersisa untuk Barcelona.

Dirinya enggan memikirkan masalah kepindahannya ke klub lain sesuai dengan yang telah direncankan oleh klub. Kesiapan untuk memulai kembali pertandingan di La Liga tampak terlihat dari diri seorang Arturo Vidal. Arturo Vidal bahkan merasa tidak sabar untuk segera memulai pertandingan dan sesi latihan di lapangan. Selama masa karantina dirinya dan rekan-rekannya lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dengan melakukan latihan yang cukup terbatas.

Arturo Vidal juga bermimpi untuk bisa mengejar dua gelar yang tersisa di musim ini bersama dengan Barcelona sebelum dirinya benar-benar diharuskan untuk segera meninggalkan klub. Liga Champions dan La Liga masih terbuka luas untuk bisa dimenangkan oleh Barcelona di musim ini jika pertandingan kembali di langsungkan. Arturo Vidal juga merasa yakin dan percaya bahwa Barcelona akan mampu memenangkan gelar tersebut pada musim ini.

Jordan Henderson Punya Peran Penting di Liverpool

Jordan Henderson Punya Peran Penting di Liverpool

Jordan Henderson dinilai mempunyai peran yang sangat penting di dalam tim Liverpool. Mantan penyerang Liverpool John Aldridge ikut memuji peran yang dimilikinya tersebut saat berada di lapangan. Jordan Henderson mampu mengatur skema permainan dilini tengah Liverpool sehingga barisan pertahanan lawan dapat di terobos dengan mudah oleh para penyerang dari Liverpool. Pada musim lalu juga peran Jordan Henderson sangat besar ketika Liverpool berhasil mengamankan tiga titel juara.

Piala Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub berhasil dipersembahkan kepada klub dengan kinerja baik dari dirinya di lini tengah Liverpool. Di musim ini juga penampilan Jordan Henderson semakin menonjol dengan membawa Liverpool menduduki puncak klasemen dengan 82 poin. Liverpool bahkan berjarak cukup jauh dengan rival mereka yakni Manchester City yang berada di posisi kedua dengan 57 poin. Pertandingan yang masih menyisakan sembilan laga lagi recananya akan segera dilanjutkan setelah sebelumnya mengalami penundaan kerena adanya wabah virus corona di dunia.

Di musim ini Jordan Henderson sudah berhasil mencetakkan tiga gol dan lima assist dari 35 laga yang sudah dilakukannya bersama dengan klub. John Aldridge menilai bahwa sosok dari Jordan Henderson mempunyai kemiripan yang cukup banyak dengan pelatih Jurgen Klopp. Hal inilah yang membuatnya mampu tumbuh dan berkembang dengan baik di Liverpool yang berada di bawah kendali Jurgen Klopp. Jordan Henderson dapat mempertahankan konsistensi permainan dilapangan bersama dengan rekan-rekannya. Hal tersebut merupakan hal yang penting ketika klub sedang berada di posisi puncak klasemen untuk menjadi juara di musim tersebut.

Di musim kali ini Liverpool hampir bisa dipastikan mampu menjadi juara Liga Inggris jika pasukan dari Jurgen Klopp tersebut mampu bermain dengan baik dan menang dalam beberapa pertandingan lagi. Manchester City di nilai tidak akan mampu mengerjar ketinggalan poin dari Liverpool karena faktor konsiten yang sering sekali membuat mereka terjauh dari puncak klasemen dan gagal mempertahankan kemenangan di setiap pertandingan. Hal tersebut terlihat jelas menjadi perbedaan diantara kedua klub tersebut pada musim ini.

Zlatan Ibrahimovic Dikabarkan Akan Pergi Dari AC Milan

Zlatan Ibrahimovic Dikabarkan Akan Pergi Dari AC Milan

Sinisa Mihajlovic yang kini melatih klub Bologna membeberkan kabar yang cukup menarik terkait pemain bintang AC Milan. Sinisa Mihajlovic memberikan kabar ke publik mengenai masa depan Zlatan Ibrahimovic di AC Milan untuk musim depan nanti. Sinisa Mihajlovic menyatakan bahwa adanya kemungkinan yang cukup besar jika Zlatan Ibrahimovic akan segera meninggalkan AC Milan. Zlatan Ibrahimovic sendiri kembali ke San Siro setelah sebelumnya bermain di klub LA Galaxy pada akhir tahun lalu.

Zlatan Ibrahimovic di pulangkan kembali ke AC Milan dengan harapan dapat memberikan kontribusi di lini depan AC Milan sekaligus untuk memberikan bimbingan kepada para pemain muda yang ada di dalaam skuat AC Milan. Kontrak berdurasi satu tahun lamanya sudah di sodorkan kepada Zlatan Ibrahimovic namun ketika pandemi virus corona menyerang dan pertandingan dihentikan untuk sementara waktu maka pihak AC Milan dikabarkan akan melakukan penggantian pelatih.

Hal ini tampaknya akan berdampak pada kontrak Zlatan Ibrahimovic yang mungkin akan di akhiri ketika musim kali ini habis. Zlatan Ibrahimovic sendiri belum mengetahui secara pasti kebenaran dari kabar tersebut dan pada saat ini dirinya sudah kembali dari Swedia menuju Italia untuk melakukan pengecekan kesehatan. Zlatan Ibrahimovic bersiap untuk melakukan sesi latihan di Italia untuk memulai kembali pertandingan yang akan segera dilaksanakan kembali dalam waktu dekat ini.

Zlatan Ibrahimovic menyatakan bahwa dirinya masih akan terus bermain di AC Milan jika kontribusinya dilapangan masih diharapkan oleh pihak klub. Menurutnya sudah sepatutnya jika seorang pemain sepak bola memberikan kontribusi untuk klub yang sedang dibelanya tersebut. Zlatan Ibrahimovic menegaskan bahwa dirinya masih ingin tetap bertahan di dalam klub AC Milan.

Zlatan Ibrahimovic mungkin akan kembali ke swedia jika pihak AC Milan memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya di musim depan nanti ataupun mengakhiri kontraknya yang masih tersisa saat ini. Sementara itu Sinisa Mihajlovic mungkin saja akan merekrut Zlatan Ibrahimovic ke Bologna jika kabar kepergiannya dari AC Milan benar-benar terlaksana.

Final Liga Champions Jadikan Sergio Ramos Sebagai Masterpiece

Final Liga Champions Jadikan Sergio Ramos Sebagai Masterpiece

Final Liga Champions antara Real Madrid dan Liverpool sempat diwarnai dengan aksi cedera dari Mohamed Salah. Saat itu performa dari Mohamed Salah sedang melejit karena telah berhasil mencetak 40 gol dalam satu musim. Penampilan yang baik tersebut membuat Liverpool menjadikannya sebagai ujung tombak dalam Final Liga Champions saat melawan Real Madrid. Liverpool berharap Mohamed Salah mampu membobol gawang Real Madrid sehingga bisa membawa kemenangan kepada klub.

Keinginan Liverpool akhirnya kandas setelah Sergio Ramos menjatuhkan Mohamed Salah dan berakhir dengan cedera berat. Mohamed Salah akhirnya meninggalkan lapangan di menit pertandingan yang masih begitu awal. Aksi dari Sergio Ramos kemudian menuai kebencian dari banyak kalangan masyarakt namun berbeda dengan pandangan dari bek Juventus Giorgio Chiellini. Giorgio Chiellini justru menilai bahwa aksi yang dilakukan oleh Sergio Ramos tersebut adalah sebuah kesempatan yang perlu dilakukan oleh banyak pemain bertahan di dalam klub.

Sergio Ramos di pandang sebagai sosok pemain bertahan yang sangat baik karena mampu menilai situasi dilapangan meskipun lawan yang dijatuhkannya harus berakhir dengan cedera. Hal yang dilakukan tersebut sebenarnya merupakan sebuah keuntungan kepada klub kerena pemain yang dijatuhkan tersebut adalah ancaman terbesar untuk klub. Dalam pertandingan tersebut terlihat jelas ketika Mohamed Salah terjatuh dan cedera maka Liverpool tidak mampu berbuat banyak untuk mencetak gol ke gawang Real Madrid.

Pada akhirnya Real Madrid mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1 atas Liverpool. Sergio Ramos bahkan bisa disebut sebagai pahlawan didalam klub Real Madrid meskipun banyak masyarakat dan fans Liverpool yang akan membencinya. Tidak hanya pada Final Liga Champions saja namun di setiap pertandingan yang dilakukan Real Madrid bisa kita lihat bahwa Sergio Ramos merupakan kunci dari pertahanan Real Madrid.

Kehilangan sosok Sergio Ramos dilapangan bisa membuat pertahanan Real Madrid hancur berantakan seperti pada pertandingan ketika melawan Ajax Amsterdam. Dengan mudah Ajax Amsterdam menambahkan gol sebanyak 4 buah ke gawang Real Madrid ketika Sergio Ramos diberikan sanksi dua kartu kuning dan harus meninggalkan lapangan pada saat itu. Kondisi tersebut membuat Real Madrid harus tersingkir pada babak 16 besar tahun 2019 lalu.

Tiemoue Bakayoko Segera Akan Dijual Oleh Chelsea

Tiemoue Bakayoko Segera Akan Dijual Oleh Chelsea

Chelsea dikabarkan akan segera melepasakan salah satu gelandangnya di bursa transfer mendatang. Tiemoue Bakayoko adalah salah satu gelandang yang pernah didatangkan oleh Chelsea dari AS Monaco pada tahun 2017. Tiemoue Bakayoko bermain sebanyak 43 pertandingan dan hanya menyumbangkan tiga gol dan tiga assist. Hal tersebut dinilai oleh pihak Chelsea sebagai sebuah kegagalan dari Tiemoue Bakayoko dalam menunjukkan performa terbaiknya. Harga pembelian Tiemoue Bakayoko pada saat itu mencapai 40 juta poundsterling dan pihak Chelsea tampak kecewa dengan kontribusi yang diberikannya pada klub.

Pada tahun 2018 Tiemoue Bakayoko kemudian dipinjamkan kepada klub AC Milan dan dirinya berhasil menjadi salah satu pemain yang penting di dalam klub AC Milan. Meskipun hanya mencetak 1 gol san satu assist dari 42 laga saat bermain di AC Milan namun Tiemoue Bakayoko berhasil membawa AC Milan finish di posisi kelima. Pada tahun 2019 Tiemoue Bakayoko kembali ke Chelsea setelah menyelesaikan masa pinjamannya di AC Milan dengan baik. Pada saat itu pula AC Milan tidak mempermanenkan jasanya karena minimnya kontribusi dalam mencetak gol sebagai seorang gelandang tengah.

Dimasa kepelatihan Frank Lampard gelandang tengah asal perancis tersebut dipinjamkan kembali kepada klub lain. Kali ini mantan klubnya AS Monaco menjadi wadahnya untuk bermain selama semusim. Dengan status kontrak yang masih berdurasi cukup panjang hingga 30 juni 2022 maka Chelsea berencana untuk melepaskannya di bursa transfer mendatang. Jasa gelandang tengah tersebut tampaknya tidak di butuhkan oleh pelatih Frank Lampard. Chelsea berharap dapat menerima suntikan dana dari penjualan Tiemoue Bakayoko sebanyak 31 juta poundsterling.

Paris Saint-Germain dikabarkan sebagai salah satu klub besar yang berniat untuk memakai jasa Tiemoue Bakayoko untuk musim depan nanti. Meskipun demikian Paris Saint-Germain masih melakukan negosiasi terkait dengan harga transfer yang diminta oleh Chelsea. Paris Saint-Germain hanya ingin mendatangkan Tiemoue Bakayoko dengan harga 26,5 juta poundsterling saja. Jika Tiemoue Bakayoko gagal dijual oleh Chelsea di bursa transfer nanti maka besar kemungkinan Tiemoue Bakayoko akan kembali di pinjamkan ke klub lain.

Joan Laporta Janjikan Kepulangan Pep Guardiola Jika Jadi Presiden Barcelona

Joan Laporta Janjikan Kepulangan Pep Guardiola Jika Jadi Presiden Barcelona

Joan Laporta pernah menjabat sebagai Presiden Barcelona pada tahun 2003 hingga tahun 2010. Pada masa tersebut klub Barcelona tengah di latih oleh Pep Guardiola dan mendapatkan banyak sekali prestasi. Barcelona bahkan berhasil mencapai kejayaan di masa tersebut dengan mendapatkan dua gelar Liga Champions dan tiga juara La Liga. Kepelatihan Pep Guardiola pada saat itu hanya berlangsung selama empat tahun dan setelahnya Barcelona mulai kehilangan sejumlah prestasi. Fans dan juga masyarakat Catalan tentunya merindukan masa kejayaan tersebut kembali terjadi di dalam klub Barcelona.

Berbekal keinginan tersebut maka Joan Laporta berjanji dan mulai merencanakan untuk mendatangkan kembali pelatih Pep Guardiola ke Camp Nou jika dirinya berhasil terpilih kembali sebagai presiden Barcelona pada pemilihan Presiden yang akan dilangsungkan pada tahun 2021 mendatang. Josep Maria Bartomeu merupakan salah satu pesaing yang dimiliki oleh Joan Laporta pada pemilihan Presiden nanti. Josep Maria Bartomeu kini tengah menjabat sebagai Presiden Barcelona dan sudah melakukan persiapan dengan merubah banyak sekali jajaran di kursi direksi.

Hal ini dilakukan untuk menghilangkan para pesaing yang menentang dirinya untuk menjabat sebagai Presiden pada pemilihan Presiden di tahun 2021. Joan Laporta sendiri berupaya agar masyarakat Catalan mau memilihnya dengan menjanjikan pemain berbakat dan juga pelatih profesional di klub Barcelona jika terpilih nantinya. Pep Guardiola dan juga Neymar menjadi salah satu pelatih dan pemain yang masuk dalam perencanaan di dalam klub sepak bola Barcelona jika Joan Laporta berhasil menjabat sebagai Presiden di tahun 2021 nanti.

Joan Laporta paham benar bahwa masyarakat Catalan menyukai sepak bola dan juga senang dengan prestasi dari Pep Guardiola. Tidak sedikit masyarakat Catalan yang sudah lama menantikan kepulangan dari pelatih Pep Guardiola ke Barcelona. Salah satu pemain yang ingin mereka pulangkan adalah sosok Neymar. Neymar merupakan salah satu bintang lapangan yang lahir didalam klub Barcelona. Neymar bahkan pernah membawa Barcelona memenangkan Liga Champions sehingga kepergiannya ke Paris Saint-Germain merupakan sebuah kekecewaan terbesar untuk fans Barcelona.

Ryan Giggs Sarankan Manchester United Rekrut Bek Baru

Ryan Giggs Sarankan Manchester United Rekrut Bek Baru

Ryan Giggs merasa kagum dengan penampilan dari Manchester United beberapa waktu lalu sebelum pertandingan di hentikan karena wabah virus corona. Mantan pemain Manchester united dan juga pelatih timnas Inggris tersebut menyarankan agar tim setan merah merekrut bek baru untuk musim depan nanti. Joe Rodon adalah salah satu pemain yang direkomendasikan oleh Ryan Giggs untuk di rekrut pelatih Ole Gunnar Solskjaer. Saran tersebut di terima baik oleh Manchester United yang dengan segera menyiapkan anggaran pembelian di bursa transfer mendatang.

Joe Rodon adalah bek tengah yang dimiliki oleh Swansea City saat ini dan dari 21 pertandingan yang dilakukannya pada divisi Championship tercatat enam kali clean sheet. Joe Rodon yang baru berusia 22 tahun tersebut belum pernah memainkan laga di kasta tertinggi pada Liga Inggris namun hal tersebut tidak menjadi penghalang bagi dirinya untuk bisa beradaptasi dengan baik di Manchester United. Dengan postur tubuh yang tinggi maka Joe Rodon akan dengan baik bertahan di lini tengah pertahanan Manchester United.

Rekrutan bek baru ini juga merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Manchester United karena adanya kemungkinan bahwa Chris Smalling tidak akan kembali ke Manchester United. Chris Smalling menjalani masa pinjaman selama semusim di klub AS Roma namun pihak dari AS Roma sepertinya mempunyai kemungkinan besar untuk mempertahankannya di musim depan nanti. Joe Rodon adalah salah satu kandidat terbaik yang dapat menggantikan Chris Smalling di Manchester United dan pelatih Ole Gunnar Solskjaer sudah menyiapkan dana untuk mendapatkannya dari Swansea City.

Manchester United dikabarkan sudah memberikan penawaran sebesar 20 juta poundsterling atau setara dengan 372 miliar rupiah kepada Swansea City untuk menuntaskan transfer Joe Rodon. Sementara itu Joe Rodon juga masih mempunyai kontrak yang cukup panjang dengan Swansea City yakni hingga 39 juni 2022 mendatang. Jika transfer Joe Rodon berhasil disukseskan oleh Manchester United maka pertahanan di lini belakang tim setan merah akan semakin kokoh dan hal ini akan membuar mereka sulit untuk di saingi pada musim depan nanti.